MEMBUAT RINGKASAN

Mari, Membuat Ringkasan
Sebuah bacaan panjang dapat dibuat menjadi lebih pendek dengan meringkasnya. Pada pelajaran ini, kamu akan belajar membuat ringkasan bacaan. Tujuan dari pelajaran ini agar kamu dapat mencatat hal-hal penting dari bacaan dan memahami isi bacaan. Setelah itu, kamu dapat menulis ringkasan bacaan berdasarkan catatan isi penting bacaan.
Kali ini, kamu akan belajar membuat ringkasan sebuah bacaan. Sebelum meringkas, kamu harus terlebih dahulu memahami isi bacaan dengan mencatat hal-hal penting (gagasan utama setiap paragraf) dari bacaan. Pada Pelajaran 1A, kamu telah belajar mencatat hal-hal penting dari bacaan yang didengarkan. Hal-hal penting tersebut dapat kamu tulis kembali menjadi sebuah ringkasan. Ringkasan adalah penyajian sebuah bacaan secara singkat. Ada hal penting yang harus kamu perhatikan ketika membuat ringkasan. Hal penting tersebut adalah urutan isinya. Kamu harus meringkas dari bagian awal, tengah, dan akhir bacaan secara berurutan. Cara meringkas sebuah bacaan adalah sebagai berikut.
1. Membaca dengan cermat untuk mendapat gambaran umum isi bacaan.
2. Mencatat hal-hal penting dari bacaan.
3. Menulis ringkasan berdasar hal-hal penting yang dicatat.
4. Menulis ringkasan dengan kalimat sendiri.
Ayo, Berlatih
Bacalah bacaan berikut dengan cermat.
Dari angkasa luar, bumi terlihat seperti dipenuhi urat nadi. Urat nadi tersebut sesungguhnya merupakan sungai-sungai yang mengalir di bumi. Mengalir dari pegunungan-pegunungan hingga bermuara ke laut. Apa yang kamu ketahui tentang sungai? Kamu tentu tahu, di muka bumi sungai adalah tempat air mengalir. Dari hulu di pegunungan hingga bermuara ke lautan. Bagaimanakah perjalanan sungai dimulai? Saat hujan turun, sebagian air yang menyentuh permukaan bumi diserap oleh pohon dan tumbuh-tumbuhan. Sebagian lain meresap ke dalam tanah dan menjadi air tanah. Nah, sebagian air tanah itu akan muncul ke permukaan sebagai mata
air. Kemudian, mengalir di permukaan, sebagai parit-parit kecil. Parit-parit itu saling bergabung dan menjadi sungai kecil. Sungai-sungai kecil saling bergabung hingga membentuk sungai berukuran sedang dan besar. Sebuah daerah tempat semua air hujan di tempat itu mengalir ke satu sungai dinamakan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Sungai dan Peradaban Manusia
Sepanjang perjalanannya, sungai mengalir dengan membawa air dan sedimen. Sedimen adalah bahan-bahan yang terdapat di dalam air yang bisa menyuburkan lahan. Saat terjadi banjir, sedimen sungai menyebabkan kawasan yang dibanjiri menjadi subur. Tidak heran, lembah-lembah sungai sering kali merupakan kawasan paling subur. Di lembah-lembah yang subur itu, biasanya kota-kota bermunculan.
Manusia telah menggunakan sungai sejak awal peradaban. Di Asia, sudah beribu-ribu tahun lamanya, manusia mengetahui betapa pentingnya menjaga sungai untuk kepentingan masyarakat. Peradaban manusia yang pertama dan cukup maju tumbuh di lembah Sungai Nil sekitar tahun 5000 SM. Lembah Sungai Tigris dan Eufrat di Irak juga merupakan tempat munculnya peradaban manusia. Di India, kita mengenal peradaban maju di lembah Sungai Gangga dan Brahma-Putra. Di Cina, kebudayaan dan peradaban yang maju tumbuh di lembah Sungai Kuning dan Sungai Yangtze.
Sungai dan Benua
Sungai-sungai besar bertebaran di setiap benua. Sungai terpanjang di dunia adalah Sungai Nil di Afrika yang panjangnya mencapai 6.695 km. Hulunya terletak di Burundi dan muaranya di Laut Tengah. Sungai Amazon di Amerika Selatan merupakan sungai terbesar di dunia. Dua puluh persen dari seluruh air sungai yang mengalir ke laut berasal dari sungai ini. Sungai Kuning (Huang He) di Cina memang berwarna kuning karena kandungan lempung kuning yang tinggi. Sungai Kuning ini panjangnya mencapai 5.500 km, merupakan sungai terpanjang kedua di Cina setelah Sungai Yangtze.
Manfaat Sungai
Bisakah kamu bayangkan kehidupan bumi tanpa sungai? Wah, pasti tidak, kan? Sungai memiliki manfaat yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Para penduduk sepanjang sungai memanfaatkan air sungai untuk keperluan sehari-hari, seperti untuk air minum, memasak, mencuci, dan mandi. Wah, tetapi jangan bayangkan sungai kotor seperti Ciliwung di Jakarta, ya.
Sungai dan Kehidupan
Sungai juga penting untuk kegiatan perikanan. Khususnya, di sungai-sungai besar yang menjadi tempat hidup beragam ikan dan hewan-hewan lainnya. Sungai-sungai besar menjadi tempat nelayan mencari mata pencaharian. Manfaat sungai dalam pertanian, yang tidak kalah penting, yakni sebagai sumber irigasi. Kawasan-kawasan pertanian yang subur mendapatkan pengairan dari sungai. Belakangan, manusia membendung sungai sebagai sumber irigasi dan sebagai pembangkit tenaga listrik. Pembuatan bendungan-bendungan itu sangat bermanfaat.
Catatlah hal-hal penting dari bacaan tersebut (gagasan utama setiap paragraf).
1. Apa saja manfaat sungai menurut bacaan tersebut?
2. Catatlah hal-hal penting dari bacaan tersebut (gagasan utama setiap paragraf).
3. Buatlah ringkasan dari hal-hal penting yang kamu tulis. Perhatikan urutan isi bacaan.
4. Bacakanlah hasil ringkasanmu di depan teman-temanmu. Mintalah tanggapan dari teman-temanmu.
5. Perbaiki hasil ringkasanmu berdasarkan masukan dari teman-temanmu.
6. Buatlah ringkasan dari bacaan berikut. Tuliskan dalam sebuah paragraf.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s