SEPERTI APA GURU PROFESIONAL?

GURU PROFESIONAL

Oleh Yulianingsih

Kompetensi Guru Profesional

a. Kompeten pedagogik

Kompetensi guru merupakan seperangkat pengetahuan, keterampilan dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati, dikuasai dan diaktualisasikan oleh guru dalam melaksanakan tugas keprofesionalan. Kompetensi guru tersebut bersifat menyeluruh dan merupakan satu kesatuan yang satu sama lain saling berhubungan dan saling mendukung. Kompetensi pedagogik yang dimaksud dalam tulisan ini yakni antara lain kemampuan peserta didik secara mendalam dan penyelenggaraan pembelajaran yang mendidik. Pemahaman tentang peserta didik meliputi pemahaman tentang psikologi perkembangan anak. Menurut peraturan pemerintah tentang guru bahwasanya kompetensi pedagogik guru merupakan kemampuan guru dalam pengelolaan pembelajaran peserta didik yang sekurang-kurangya meliputi sebagai berikut:

1. Pemahaman wawasan atau landasan pendidikan

Guru memiliki latar belakang pendidikan keilmuan sehingga memiliki keahlian secara akademik dan intelektual.

2. Pemahaman terhadap peserta didik

Guru memiliki pemahaman akan psikologi perkembangan anak sehingga guru mengetahui dengan benar pendekatan yang tepat yang dilakukan pada anak didiknya.

3. Pengembangan kurikulum/silabus

Guru memiliki kemampuan mengembangkan kurikulum pendidikan nasional yang disesuaikan dengan kondisi spesifik lingkungan sekolahan.

4. Perancangan pembelajaran

Guru mempunyai kemampuan merencanakan sistem pembelajaran yang memanfaatkan sumber daya alam yang ada.

5. Pelaksanaan pembelajaran yang mendidik dan biologis

Guru menciptakan situasi belajar bagi siswa agar aktif dan menyenangkan. Memberikan ruang yang luas bagi anak untuk mengeksplor potensi dan kemampuannya sehingga dapat dilatih dan dikembangkan.

6. Pemanfaatan teknologi pembelajaran

Dalam menyelenggarakan pembelajaran guru menggunakan teknologi sebagai media.

7. Evaluasi hasil belajar.

Guru harus memiliki kemampuan untuk mengevaluasi pembelajaran yang dilakukan meliputi perencanaan, respon anak, hasil belajar anak, metode dan pendekatan. Untuk dapat mengevaluasi guru harus dapat merencanakan penilaian yang tepat, melakukan pengukuran dengan benar dan membuat kesimpulan dan solusi secara akurat.

b. Kompetensi kepribadian guru

Kompetensi kepribadian adalah kesiapan mental, kepribadian dan moralitas guru untuk mengemban amanah sebagai guru. Kompetensi ini tercermin dalam sikap dan perilaku guru dalam kehidupan sehari-hari baik selama kegiatan pembelajaran di sekolah maupun ddi luar sekolah.

  1. Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional.
  2. Menampilkan  diri sebagai pribadi jujur, berakhlak mulia, teladan bagi peserta didik dan masyarakat.
  3. Menampilakan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, bijaksana dan berwibawa.
  4. Menunjuk etos kerja, tanggung jawab tinggi, rasa bangga menjadi guru dan percaya diri.
  5. Menerapkan kode etik profesi guru.

c. kompetensi sosial guru

Kompetensi sosial adalah kemampuan guru dalam menjalin relasi yang positif, empatik dan santun dengan atasan, sesame guru dan pegawai, siswa, wali murid dan masyarakat. Kompetensi ini mencerminkan sikap professional guru dihadapan anak didik maupun masyarakat sekitar.

  1. Bersikap inklusi dan objektif, serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga dan status sosial ekonomi.
  2. Berkomunikasi secara efektif, empatik dan santun dengan sesame pendidik, tenaga kependidikan, orang tua murid dan masyarakat.
  3. Beradaptasi dengan keragaman budaya dan adat istiadat ditempat bertugas diseluruh Indonesia.
  4. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan.

d. kompetensi pofesional guru

Merupakan kemampuan melaksanakan tugas pokok guru dibidang pembelajaran secara optimal terutama dalam hal penguasaan dan pengembangan materi pembelajaran.

  1. Menguasai materi, struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.
  2. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu.
  3. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu dengan kreatif.
  4. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif, antara lain:

a)      Melakukan reflektif terhadap kinerja sendiri secara terus menerus.

b)      Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan.

c)      Melakukan penelitian tindakan kelas dalam rangka peninhkatan keprofesionalan.

d)     Mengikuti perkembangan jaman dengan belajar dari berbagai sumber.

5.  Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan pengembangan diri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s