TATA PERMAINAN BAHASA KARYA TULIS ILMIAH

Dalam dunia akademik, karya tulis ilmiah didefinisikan sebagai tulisan yang didasari oleh hasil pengamatan, peninjauan, penelitian dan perenungan dalam bidang keilmuan tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan penulisan yang santun, baik, dan benar; atau berdasarkan kaidah baku ragam bahasa tulis. Kebenaran isinya pun harus dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Berdasarkan kedalaman kajian permasalahannya, karya tulis ilmiah dapat dibedakan menjadi beberapa bentuk seperti a) laporan penelitian yaitu tulisan yang melaporkan hasil percobaan, peninjauan, atau observasi sementara; b) karya tulis akademik, berupa skripsi, tesis, dan disertasi; dan c) buku teks yakni diktat atau buku-buku ilmiah yang digunakan sebagai penunjang bahan ajar (ekosusilo, 1991; Wibowo, 2008).

Berkenaan dengan hal diatas, maka suatu tata permainan bahasa tak mungkin dilepaskan dari hakikat bahasa sebagaimana diyakini oleh aliran Filsafat Bahasa Biasa bahwa makna sebuah kata adalah penggunaannya dalam kalimat, makna kalimat adalah penggunaanya dalam bahasa dan makna bahasa adalah penggunaanya dalam hdup. Oleh karena itu, tata permainan bahasa didalam karya ilmiah yang komunikatif dapat disimak melalui cirri-cirinya sebagai berikut:

  1. Koheren

Goys Keraf, dalam buku klasiknya, komposisi (1971), menegaskan bahwa koherensi adalah hubungan yang jelas antara unsur-unsur yang membentuk suatu kalimat, bagaimana hubungan antara subyek dan predikat, hubungan predikat dan objek, serta keterangan-keterangan yang menjelaskan tiap-tiap unsur itu. Koherensi menekankan segi struktur atau struktur atau interealisasi anatara kata-kata yang menduduki tugas dalam kalimat. Oleh karena itu, bias terjadi sebuah kalimat atau alinea ditengarai telah mengandung kesatuan pikiran atau mengandung suatu ide yang tunggal, namun koherensinya kurang baik.

  1. Konsisten

Dalam mengungkapkan masalah dan penecahannya secara ilmiah kita harus bersikap konsisten, yakni ajeg, konstan, stabil, taat asas, konsekuen atau teguh dan bertanggung jawab dalam pengertian memikul atau menyuguhkan bahwa dalam ilmiah yang kita tempuh sudah baik dan benar. Oleh karena itu, karya tulis ilmiah yang komunikatif harus didukung oleh fakta atau data yang cukup dan terpercaya (Soeparno, 1997; Wibowo, 2001). Suatu pendapat yang tidak didukung oleh fakta yang cukup dan terpercaya akan memunculkan analisis yang bersifat opini, sehingga kita tidak dikatakan konsisten, tidak taat asas dan tidak konsekuen. Pendapat yang telah didukung oleh fakta yang cukup dan terpercaya kemudian kita rajut dengan kalimat yang baik yakni kalimat yang mengandung suatu ide pokok yang tunggal. Dalam penyusunan kalimat, kita tidak diperkenankan melakukan perubahan atau peloncatan ide, apalagi menghubungkan ide-ide yang tidak ada pertaliannya.

  1. Sistematis

Karya tulis ilmiah yang komunikatif harus disusun berdasarkan prosedur atau urutan yang sistematis, yakni teratur runtut berjenjang, berkesinambungan, metodis dan terorganisasi. Sistematika sebuah tulisan pada umumnya terbagi kedalam tiga bagian pokok, yakni pendahuluan, isi, dan kesimpulan. Bagian lain yang menjadi penunjang adalah cover, judul, daftar dan indeks.

  1. Konseptual

Kesan mental, suatu pemikiran, ide atau suatu gagasan yang memiliki derajat kekonkretan atau abstraksi yang digunakan dalam pemikiran abstrak disebut konsep (bagus, 2002) didalam penulisan karya tulis ilmiah yang komunikatif, prosedur atau urutan yang teratur dan runtut harus dilakukan melalui langkah-langkah perencanaan yang kopnseptual, yakni terarah dan terfokus. Implikasi dari hal diatas adalah kewajiban si penulis karya tulis ilmiah dalam hal memilih dan menggunakan metode dan teori. Dikatakan wajib, karena didalam langkah metodiknya si penulis karya tulis ilmiah harus menggunakan metode dan teori tertentu.

  1. Komprehensif

Karya tulis ilmiah yang komunikatif harus ditulis secara komprehensif ykni ditulis tuntas dan menyeluruh. Penelahnnya harus jelas, lengkap terinci, hal ini agaknya berkelindan dengan prinsip koherensi yaitu mengandung satu pikiran utama yang jelas.

  1. Logis

Logika adalah apapun ucapan yang dapat dan mengerti atau akal budi yang berfungsi baik, teratur, sistematis, dan dapat dipahami. Didalam sejarah filsafat, logika sudah disebut aristoteles (abad ke-5 SM) dalam istilah organon atau instrument ilmu (Bagus, 2002). Prinsip logika, organon atau penalaran bertolak dari satu atau lebih pernyataan yang disebut simpulan.

  1. Bebas

Kebebasan dimaknai sebagai merdeka, mandiri, independen atau leluasa. Sehubungan dengan kebebasan ilmuan, tidak berarti ilmuan dapat leluasa berbuat apapun. Pasalnya, kebebasan ilmuan terbatas pada atau dibatasi oleh kebebasan pihak lain. Dalam ungkapan lain, kebebasan ilmuan adalah kebebasan eksistensial yaitu kebebasan menyeluruh yang terkonteks dengan kepribadian bangsa, oleh Karena itu membedakannya dengan nilai-nilai kebebasan yang dianut oleh bangsa lain. Orang yang secara bebas secara eksistensial akan mencapai taraf kedewasaan, otentisitas, hal yang semestinya memang dimiliki seorang penulis karya tulis ilmiah yang komunikatif.

  1. Bertanggung jawab

Dalam perspektif etika, bertanggung jawab berarti dapat menjawab jika ditanyai tentang perbuatan-perbuatannya (Bertens, 2002). Dalam hubungan dengan karya tulis ilmiah, bertanggung jawab dapat dimaknai sebagai tulisan yang etis dan berwawasan yang mencerminkan bahwa si penulisnya dapat menjawab apapun tentang tulisannya tanpa menonjolkan segi-segi emosinya. Itulah sebabnya sebuah karya tulis ilmiah yang komunikatif harus ditulis secara saksama yakni ditulis secara teliti sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan.

Dari uraian diatas menjadi jelas bahwa karya tulis ilmiah tidak mungkin dapat dipisahkan dari upaya membangun dan mengembangkan pengetahuan ilmiah dan ilmu (Hamami, 2003). Karya ilmiah sebagai media komunikasi antar ilmuan dengan demikian boleh dianggap sebagai pembuka peluang dalam hal interaksi yang memungkinkan terjadinya dialog, diskusi, atau dialektika yang lebih luas daintara masyarakat.

Sumber: Wibowo, Wahyu. 2010. Tata Permainan Bahasa Karya Tulis Ilmiah

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s